Alunan lagu "Happy birthday" membuat telinga Karen sakit. Dia merasa sangat sial di hari ulang tahunnya. 1 Tahun lalu, di hari ulang tahunnya. seharusnya dia mendapatkan kesenangan dan kegembiraan. Namun yang justru dia dapatkan adalah kecelakaan. Tangannya tertusuk jarum 18 kali dan kakinya terkena silet 18 kali. jarum dan silet itu Seolah-olah ikut merayakan hari ulang tahun Karen. Tahun ini, Karen berulang tahun ke 19. Karen tidak berani keluar rumah barang sedikitpun. Kejadian aneh itu sudah mengikutinya sejak ia berumur 17 tahun. Dia menjadi paranoid. Bahkan sekarang kaki dan kedua tangannya belum berfungsi dengan optimal akibat dari kecelakaan itu.
Keluarga Karen menganggap ini adalah kecelakaan yang tidak disengaja. Mereka tidak pernah menganggap kejadian ini benar-benar serius. Lagipula keluarga Karen adalah keluarga yang mempuyai banyak harta. Mereka lebih sibuk mengejar harta, harta, dan harta!
"Damn! mereka tidak pernah merasakan apa penderitaanku selama ini! Aku benci! Aku benciii!!" Tangis Karen.
"Seandainya mereka semua mati!! Aku benci mereka!!" Teriaknya histeris. Tiba-tiba terdengar bunyi ketukan pintu.
"silahkan masuk!" bentak Karen dengan kasar. Ternyata yang mengetuknya adalah Ibunya, Karen terkejut dan membungkuk pelan.
"maafk-" Permintaan maaf Karen terpotong. Karen mengangkat wajahnya. Ibunya datang membawakan kue ulang tahun berwarna merah. Karen mencium bau yang aneh.
"makanlah, nak.." Ucap Ibunya sambil membelai kepala Karen dengan lembut.
Karen melihat kue itu sambil mengambil garpu. Ibunya kemudian merebut garpu Karen dengan cepat.
Karen terkejut ketika garpu itu menusuk matanya.
darah bercucuran dimana-mana.
"AAAAAAAA!!!! AAAAAAAAAHHHH! TIDAAAK!MATAKUUUU!!" Jeritnya melengking. Ibunya tertawa sambil tersenyum kejam. Dia menusuk mata Karen dan mencabutnya. Teriakan dari mukut Karen tidak membuatnya berhenti. kaki dan tangan Karen meronta-ronta.
"Happy birthday!kau yang akan menjadi kue selanjutnya!!! hahahahahaa..." Ibunya menusuk dan mencabut garpunya dari mata Karen berkali-kali sambil menghitungnya.
" 1.........2..........3.........4........"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar